BZ-WIN Komitmen Tingkatkan Perekonomian Lewat Pemberdayaan UMKM

oleh -695 Dilihat

LAHAT – Paslon bupati dan wakil bupati Lahat nomor urut 2, Bursah Zarnubi dan Widia Ningsih (BZ-WIN) berkomitmen untuk memajukan sektor perekonomian masyarakat dan daerah melalui pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Lahat.

Cabup Lahat, Bursah Zarnubi mengatakan, sektor perekonomian perlu untuk terus mendapatkan perhatian khusus. Salah satunya, yakni bagi para pelaku UMKM, sebab memiki peran yang cukup sentral dalam pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Dengan memberdayakan UMKM, kita tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Lahat,” ungkap Bursah, Selasa 5 November 2024.

Ia berjanji untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan melalui pemberdayaan UMKM. Termasuk juga, peningkatan akses ke lapangan kerja, dan pengembangan sektor-sektor ekonomi kreatif.

Untuk merealisasikan visi tersebut, paslon nomor urut 2 yang diusung partai Golkar, PKB, Perindo dan Berkarya ini  berencana meluncurkan program pelatihan dan pendampingan bagi para pelaku UMKM. Program ini akan mencakup akses ke modal, peningkatan kualitas produk, serta pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas pasar.

“UMKM merupakan tulang punggung perekonomian lokal dan memiliki potensi besar untuk menciptakan lapangan kerja,” jelas Bursah.

Bursah memastikan jika terpilih, perhatian terhadap keberadaan UMKM akan dijadikan prioritas utama. Sebab pemberdayaan UMKM dapat mendorong pertumbuhan perekonomian daerah khususnya di Kabupaten Lahat.

“Kalau UMKM-nya dapat naik kelas dan dapat bersaing di pasar global, tentu akan semakin kokoh menopang pertumbuhan ekonomi serta menurunkan tingkat pengangguran secara signifikan,” pungkasnya.

Sementara itu cawabup Lahat, Widia Ningsih, menyoroti bahwa perhatian pemerintah daerah terhadap sektor UMKM selama ini masih sangat minim. Ia menegaskan bahwa banyak UMKM yang merasa tidak diperhatikan atau kurang mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan dari pemerintah.

” Saat ini, keberadaan UMKM seolah tidak dianggap penting oleh pemerintah. Padahal, mereka membutuhkan dukungan, baik dalam bentuk dana, permodalan, pelatihan, maupun pemasaran,” tambah Widia.

Widia Ningsi juga menekankan bahwa jika terpilih bersama Bursah Zarnubi, mereka berkomitmen untuk memberikan perhatian khusus pada sektor UMKM, termasuk menciptakan program dana bantuan modal.

” Saya dan Pak Bursah berkomitmen untuk membangun UMKM di Lahat dengan berbagai cara, terutama melalui dana bantuan modal yang bisa membantu UMKM berkembang lebih cepat,” jelas Widia.(red)