Wabup Lahat Ajak Lintas Sektor Perkuat Sosialisasi Pencegahan Nikah Usia Dini

oleh -62 Dilihat

SUMSELOK.COM, Lahat – Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih, SH. MH mengajak kepada lintas sektor dan multi pihak untuk bersama-sama berrgotong royong mengkampayekan pentingnya pendewasaan usia perkawinan dan mencegah terjadinya pernikahan anak di bawah umur.

Pernyataan ini disampaikan ketika Wabup menghadiri acara Sosilisasi Pencegahan Pernikahan Anak dibawah umur yang dilaksanakan pemerintah Kabupaten Lahat, di SMA Negeri 1 Kota Agung Kabupaten Lahat, Selasa (21/10/2025)

Di hadapan para siswa dan siswi, Wabup menjelaskan, pernikahan dini merupakan suatu pernikakan yang dilakukan oleh seseorang yang relatif berusia sangat muda. Umur yang relatif muda yang dimaksud adalah usia pubertas yaitu usia antara 10 s.d 19 tahun.

”Sebelumnya saya melihat data yang sudah disampaikan oleh Dukcapil dan mungkin disampaikan langsung oleh Ketua Pengadilan Agama bahwa di Lahat ini banyak sekali terjadi perkawinan usai dini. Ini akibat kurangnya pemahaman, kurang sosialisasi mengenai dampak pernikahan anak dibawah umur,” ujar Wabup.

Menurut Wabup , sebetulnya pencegahan pernikahan usia dini ada pada diri masing-masing siswa sekolah hadir. Karena itu Wabup memberikan saran, jika orangtua masing-masing siswa tidak bisa memberikan nasehat, karena fakor kesibukan bekerja sebagai petani perkebunan dan lain-lain, maka para siswa sebagai generasi muda, harus berpikir sendiri.

Memang, terkadang pernikahan dibawah umur, juga karena lemahnya pemahaman oranguta. Dan itu bisa jadi karena tak sedikit orangtua yang pendidikannya rendah. Mungkin ada anak SD yang orangtuanya cuma tamat SMP, atau mungkin ada yang tidak sekolah sama sekali. ”Jadi kalau kalian menikah sebelum usia 19 tahun apa dampaknya banyak sekali. Diantaranya kalian tidak mendapatkan hak-hak sebagaimana mestinya. Kemudian masalah reproduksi yang tidak cukup baik serta masalah mental, terutama bagi perempuan,” ujar Widia Ningsih.

Dikatakan bahwa generasi muda harus memiliki karakter kuat, berintegritas, berpikir kritis, tangguh, adaptif, dan mampu berkomunikasi dengan baik. Dengan potensi dan semangat yang dimiliki generasi muda memiliki peran krusial dalam membangun masa depan bangsa yang lebih baik. (ril)