LAHAT – Pilkada Lahat 2024 semakin dekat, bahkan dapat dihitung beberapa Minggu lagi, yang akan dilaksanakan pada 27 November 2024. Tapi dukungan untuk paslon bupati dan wakil bupati Lahat nomor urut 2, Bursah Zarnubi dan Widia Ningsih (BZ-WIN), terus mengalir dari berbagai dukungan masyarakat Kabupaten Lahat.
Seperti yang terlihat pada kampanye dialogis di Desa Karang Baru Kecamatan Lahat Selatan, Kamis 7 November 2024.
Salah satu tokoh masyarakat Desa Karang Baru Kecamatan Lahat Selatan, Alfa Edison, dengan tegas mengajak warga Desa Karang Baru dan sekitarnya untuk bersatu memenangkan pasangan tersebut.
Ajakan tersebut disampaikan Alfa Edison saat menyampaikan sambutan kepada cabup Lahat, Bursah Zarnubi.
Alfa Edison menegaskan siap mendukung Bursah dan Widia sebagai bupati dan wakil bupati Lahat. Karena menurut Alfa, kedua pasangan tersebut merupakan putra dan putri jeme Lahat asli.
“Pak Bursah dan Widia adalah jeme asli kite nian. Pak Bursah asli Kikim dan Ibu Widia asli dari Merapi. Karena itulah kita dukung dan harus kita menangkan,”Alfa Edison.
Alfa Edison juga menambahkan bahwa tanpa kehadiran Bursah-Widia, Lahat tidak akan memiliki wakil yang benar-benar memahami kebutuhan dan aspirasi masyarakat setempat. Oleh karena itu, ia mengimbau seluruh warga Desa Karang Baru untuk bersatu dan mendukung penuh pasangan BZ-WIN.
“Kalau Bursah-Widia tidak maju di Pilkada Lahat, siapa yang akan mewakili jeme asli Kabupaten Lahat ini?. Mari kita buktikan, mari kita bersatu untuk menangkan BZ-WIN” ajaknya dengan penuh keyakinan.
Sementara itu, Bursah Zarnubi menyambut baik dukungan dari masyarakat Desa Karang Baru Kecamatan Lahat Selatan.
“Terima kasih, ini menjadi tambahan kita (BZ-WIN) untuk memenangkan Pilkada Lahat,”kata Bursah Zarnubi.
Bursah juga menyampaikan komitmennya untuk mengembangkan sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi di Lahat, terutama kopi, sawit, dan karet.
” Kita harus fokus pada pertanian. Utamanya kopi, sawit, dan karet di sini. Kita perlu perubahan ke depan. Masalah utama di Lahat ini adalah kemiskinan dan pengangguran, yang selama ini tidak mendapatkan perhatian serius dari pemerintah,” ujarnya.
Bursah menambahkan, solusi yang ia tawarkan adalah membuka lapangan kerja seluas-luasnya serta memberdayakan usaha kecil dan menengah (UMKM) yang banyak terhenti.
“Kami akan membuka lapangan kerja dan mengembangkan kembali UMKM yang selama ini banyak yang mati. Kami juga akan memberikan bantuan dana modal untuk mereka yang membutuhkan, agar UMKM di sini bisa hidup dan mendukung perekonomian Lahat,” katanya.
Selain itu, Bursah menyoroti kondisi lahan sawah yang tidak berjalan maksimal di Lahat.
“Banyak sawah di sini yang tidak berfungsi optimal. Nanti kita hidupkan kembali. Saya ingin bukan hanya orang tua yang bekerja, tapi anak muda juga ikut terlibat, ikut bekerja, dan bangga dengan pertanian karena pendapatannya bisa besar dan menguntungkan,” tambahnya.
Bursah berharap generasi muda di Lahat dapat melihat pertanian sebagai profesi yang menjanjikan dan berguna bagi masa depan mereka. (red)





