SUMSELOK.COM, Palembang – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Empat Lawang mengikuti Event Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Selatan (Sumsel) EXPO tahun 2025 yang di gelar di Transmart Palembang, Selasa (21/10/2025).

Disperindag Kabupaten Empat Lawang dalam kegiatan tersebut, ikut mempamerkan komoditas unggulan Kabupaten Empat Lawang, diantaranya adalah kopi Empat Lawang.
Dalam pameran tersebut dibuka langsung oleh Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie didampingi oleh Gubernur Sumsel, Herman Daru dan Ketua Umum Kadin Sumsel, Affandi Udji.

Ketua Umum Kadin Sumsel, Affandi Udji mengungkapkan, melalui Kadin Sumsel Expo ke-3, tidak hanya menampilkan potensi ekonomi dan produk unggulan, tetapi juga membuka ruang kolaborasi antara pelaku usaha, UMKM, pemerintah, akademisi, dan masyarakat luas.
Ditempat yang sama, Anindya Novyan Bakrie selaku Ketua Umum Kadin Indonesia mengatakan, bahwa tadi juga sudah meresmikan Dapur MBG yang dibawah naungan Kadin. Kadin tentu bersemangat untuk mencapai target 1.000 Dapur MBG dari 30.000 yang dicanangkan pemerintah pusat. Sampai saat ini, realisasi sudah mencapai 500 dapur.

“Saya melihat upaya kolaboratif di Kadin Sumsel Expo ini, ada pameran dan lain-lain. Berbagai solusi yang disajikan penuh inovasi, inklusif, yang menjadi modal utama untuk kemajuan bersama,” ungkapnya.
Anindya menjelaskan, Kadin diamanahkan oleh undang-undang untuk menjadi perwujudan “Indonesia Incorporated,” yaitu gotong royong antara perusahaan pusat, daerah, serta mitra strategis pemerintah pusat dan provinsi.

“Kami hadir sebagai penyemangat dan penyelenggara acara agar pelaku usaha di tingkat provinsi dan kabupaten/kota dapat berkembang,” ulasnya.
Sementara itu, saat membuka kegiatan tersebut, Gubernur Sumsel, Dr H Herman Deru menegaskan pentingnya peran Kadin dalam mendorong pemerataan ekonomi nasional. Ia menilai, selama ini perputaran ekonomi Indonesia masih terlalu terpusat di Pulau Jawa.

Turut hadir bupati/walikota se-Sumsel, Forkopimda, asosiasi dan himpunan dunia usaha yang ada di Sumsel, tokoh masyarakat, serta pengurus Kadin dari 17 kabupaten/kota.(*)









