SUMSELOK.COM, Jakarta – Gelaran Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2025 yang berlangsung selama tiga hari, 28–30 Agustus di ICE BSD Tangerang, resmi ditutup dengan penuh warna dan catatan membanggakan.
Partisipasi Kabupaten Lahat semakin istimewa dengan Meraih Piagam Penghargaan dalam ajang “Ragam Tanah Kami: Jejak Rasa Kopi Nusantara” yang mempertemukan 24 kabupaten penghasil kopi terbaik. Kopi Lahat berhasil mendapat penghargaan bersama peserta dari Bandung, Muara Enim dan 7 daerah lainnya.
Suasana stand pun selalu ramai. Pengunjung antre mencicipi kopi yang disajikan oleh barista lokal. Tak hanya lewat produk kopi, Kabupaten Lahat juga menyita perhatian lewat tampilan stan yang kreatif dan sarat potensi. Stand ini menampilkan ragam unggulan, mulai dari kopi, batik bermotif Bukit Serelo, hingga situs megalitikum yang mencerminkan kekayaan budaya daerah.
Atas konsep pameran yang menarik, Stand Kabupaten Lahat berhasil meraih penghargaan Stand Terfavorit AOE 2025. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menko Pangan, Zulkifli Hasan, kepada Sekda Lahat, Chandra, S.H., M.M.
Acara penutupan AOE 2025, Sabtu (30/8), berlangsung meriah dengan sambutan penuh optimisme dari Menko Pangan Zulkifli Hasan dan Ketua Umum APKASI. Keduanya menekankan pentingnya memperkuat jejaring antar kabupaten demi peningkatan ekonomi lokal.
Kabupaten Lahat menutup keikutsertaannya dengan penuh kebanggaan, membawa dua prestasi sekaligus: Piagam Penghargaan “Ragam Tanah Kami: Jejak Rasa Kopi Nusantara” dan Stand Terfavorit AOE 2025.
Bupati Lahat, H. Bursah Zarnubi, didampingi istri sekaligus Ketua TP PKK Lahat, Ir. Sri Meliyana, memberikan apresiasi kepada seluruh tim yang terlibat. “Prestasi ini merupakan bukti nyata kerja sama dan dedikasi bersama. Lahat hadir bukan hanya sebagai peserta, tetapi membawa karya, inovasi, dan potensi terbaik daerah ke panggung nasional,” pungkas Bupati.(ril)





